Showing posts with label semangat. Show all posts
Showing posts with label semangat. Show all posts

Saturday, November 27, 2010

Ketika Suhu Bicara (2)


Setelah satu bulan tidak online hari Minggu kemarin saya lihat di HP ada misscall dari Pak Pranoto sejak Sabtu malam.
"Gimana pak ada yang bisa dibantu?",sapa saya di HP
"Mau pesen kupat tahu pak, hari ini saya buka warung", jawabnya.

Akhirnya habis dhuhur saya mampir ke warungnya.

"Gimana pak sudah banyak yang beli?", tanya saya
"Alhamdulillah pak sudah sekitar 35 porsi nasi uduk terjual dari pagi.."jawab pak Pranoto yang ditemenin sama istrinya.

Setelah ngobrol kesana kemari saya baru ngeh..
"Kalo sotonya sudah berapa porsi yang terjual pak?" tanya saya. Karena saya lihat ayamnya sudah terpotong sebagian..

"Nah itu dia pak yang mau ngajarinnya belum datang!", jawabnya
"Maksudnya?"..sedikit bingung saya nanya kembali.

"Iya saya jualan soto ada yang mau ngajarin tapi ditunggu tunggu sampai sekarang belum datang juga, dari tadi sudah ada 15 orang yang nanya soto", jawab pak Pranoto.

He..he....bagus juga nih nekadnya pak Pranoto, Actionnya kecepatan, tapi okelah 2 jempol buat pak Pranoto.

Gak lama kemudian..

"Pak Sotonya sudah ada?", kata pengunjung yang sudah 2 kali bolak balik..
"Belum datang orangnya pak sebentar lagi, kalo kupat tahu sudah ada pak", jawab pak Pranoto sekalian nawarin menu yang lain.

"Ya sudah kupat tahu aja pak 2 porsi", jawab si pengunjung.

Setelah piring disiapin masih bingung juga...

"Pak Ato aja deh yang nyiapin soalnya saya baru kali ini jualan", akhirnya dia minta bantuan juga...

"Pak kecambahnya mana?", tanya saya, karena sebelumnya pak Pranoto bilang selain kupat, tahu sama bumbu semua bahan sudah disiapin...

"Ini pak pake toge buat soto", jawabnya datar sedikit ragu..

"he..he.. ya gak bisa pak, toge buat soto gak bisa buat kupat tahu, lain bentuknya", jawab saya yang diaminin sama istrinya..

"Tambah mie aja pak", usul pak Pranoto sedikit ngawur...
"Ah gak usah biar aja gak pake kecambah, bilang aja lagi promosi..", jawab saya,(promosi malah berkurang bahannya..he..he..)

Setelah melayani pesenan kupat sampai 3 porsi saya nanya lagi,

"Pak Karyawannya mana?"..

"Anu pak belum dapat", jawabnya..

"Terus besok gimana?, kan bapak berdua kerja, siapa yang tunggu warung?", tanya saya.

"Ya malam ini harus dapat karyawan, gimanapun caranya!", jawabnya mantabs tanpa keraguan....

Iya deh "Mas Noto" (nama warung sotonya), selamat BERPIKIR dan BERHITUNG yang penting sudah ACTION.....

Gaya usaha model APH (Action Pikir Hitung) memang cocok buat orang2 yang nekad dan setengah Gila....!!!

Sekitar jam 3 sore orang yang mau ngajarin buat soto akhirnya datang juga dan saya pamit untuk melanjutkan ke pertemuan MM Lemu di Bubur Djawanya Mas Pangestu Hadi...

Salam APH

Ato Sunarto
www.kupattahubandung.com

Saturday, February 20, 2010

Remeh Temeh CiMart

Cimart jilid ke dua terus memantapkan langkahnya dan beberapa kegiatan trus dirancang ulang dengan lebih matang.

Meski begitu kegiatan remeh temeh juga tetap diprogramkan, karena yang remeh temeh ini justru memberikan suntikan semangat yang luar biasa.

Beberapa saat lalu, Dekom terpaksa tidak bisa menghadiri acara remeh temeh ini, karena sedang mendapat nikmat sakit, tetapi hal ini tidak menyrytkan semangat acara remeh temeh dan terbukti acara ini berlangsung dengan sangat meriah dan sangat berkesan.

Sampai-sampai langsung disusun jadwal remeh temeh lanjutan, yaitu jalan-jalan menikmati keindahan SABDA ALAM di Garut.

Sukseskah acara SABDA ALAM ini? Kita tunggu perkembangannya.

+++

Ini contoh menu remeh temeh di rumah Pak Rivaldi

Menu:
- Gurame Panggang ala Banjarmasin
- Udang/ Cumi Panggang khas Eretan Indramayu
- Bandeng Potong resep Makassar
- Tongkol Jabrik (Tuna kecil)/ Kuwe/ Kerapu/ Kembung Banjar Bakar
- Lalalapan dan sambal
- Jeruk kupas
- Juice belimbing/ Sirsak/ Jeruk Nipis
- Teh tawar panas
- Nasi bila perlu
- DUREN????


siap dibakar nich....


khusus buat Cak Arul dan mereka yang gak demen ikan

hehehe...ini nih yang bikin kemecer berat...


PIC:
- Semua ikan dan bahan yang dibakar disiapkan CPGD-R
- Bumbu bakar disiapkan CPGD-R
- Arang disiapkan CPGD-R
- Sambal colek disiapkan P' Rivaldi
- Tempat dan perlengkapan disiapkan P' Rivaldi
- Teh tawar panas disiapkan P' Rivaldi
- Blender/Juicer disiapkan P' Rivaldi
- Proses pembakaran dipimpin P' Rivaldi didampingi P' Wawan
- Semua buah termasuk untuk Jus disiapkan P' Bandhi
- Semua lalapan disiapkan P' Bandhi
- Nasi disiapkan P' Eko [sesuai tips menanak nasi]
- Penghidangan, termasuk nge-Jus oleh Para Ibu yang hadir
- Makan dan Silaturhmi dilakukan semua yang hadir
- Beres-beres dan Cuci Piring dikerjakan oleh yang belum kebagian tugas

Ada juga bait puisi dari pak Firman

Terima kasih pada p' Rivaldi beserta istri dan putra - putri nya yang telah menjadi host yang ramah tadi malam. Mohon maap bila sudah sangat merepotkan.

Terima kasih pada semua yang telah menyempatkan hadir, bahkan dengan membawa keluarga, menambah saudara dan memanjangkan tali silaturahmi.

Terima kasih pada semua yang ikut mendukung silaturahmi ini, ingin hadir namun sedang dalam keadaan keterbatasan yang dimiliki, bahkan ada dukungan dikirimkan dalam bentuk hidangan yang memeriahkan acara.

Temu muka semalam sungguh sangat mengeratkan tali silaturahmi, tidak ada pembicaraan khusus mengenai Cimart, namun kita semua merasa bahwa kita selalu membawa semangat itu untuk terus menyala.... keep the fire burning....




Tak lupa terima kasih juga pada Tetangga p' Rivaldi yang terus mendendangkan lagu selama acara berlangsung :)

+++

Promo Undangan ke depan

Kolam anak:



Speedy slide buat dewasa:




Prosotan anak dan air tumpah:



Bahkan roller coaster yang lumayan panjang dan meliuk:



Tak lupa, flying fox!:



Anak saya begitu enjoy di kolam, terutama karena semua airnya adalah air hangat alami



begitu ceria berenang sendiri:



Dan pulang dengan hepi!



Ada yang mau mengkordinir rombongan Cimart ke sana?
Sekitar kurang dari 3 jam perjalanan dari Cikarang...

Yang bikin Mangkin Asyik,.... kita BEBAS bawa masuk makanan.... nasi timbel, nasi uduk, bakso, soto, kupat tahu, mie sehat1, mie kcb, cireng, citoys, ayam bakar pondok rasa, jeniper, beruang coklat, asinan bogor, sop conro.... semua silahkan masuk.

Sudah ada tempatnya tinggal ..... KAPAN?

+++

Terbangkitkah adrenalin anda? Langsung buka kompi dan cari acara ini

"Cimart Jalan - Jalan Keluarga, Segera daftarkan diri anda dan keluarga"

+++

foto oleh : pak Firman and Co

Monday, January 4, 2010

Mengelola Kantin RCTI


Kisah hikmah dari Teh Leni, seperti yang dituturkan di milis :

+++

Kamis 31 Desember 2009, selain agak sedih karena laptop + ext hardisk saya kerendam air botol si bontot, karena lelah sempat saya ingin tunda perjalanan saya Bekasi - Bandung menjadi keesokan paginya. Namun sms masuk mengingatkan saya akan janji kepada seorang teman SMA untuk membantunya mensukseskan acara akhir tahun 2009 di Islamic Centre (Pusdai/Pusat Dakwah Islam) Bandung.

Disela-sela titik air mata muhasabah dan shalat gerhana yang dihadiri 1200-an santri itu, dibawah langit gelap dini hari di pelataran masjid, sang teman ini pelan berbisik menawarkan kepada saya untuk meneruskan pengelolaan kantin RCTI selama 2 tahun kedepan, karena sesuatu hal kontrak diputus kepada pengelola lama. Dalam hati wadduh, mana mungkin bisa kalo persiapannya cuma dikasih 3 hari doang. Tapi entah kenapa, bibir kok malah mengucapkan kata "OKE dech". La haula wala quwwata. Alhamdulillah dan bismillah.

Jumat siangnya, acara silaturahmi dan weekend akhir tahun ke garut yang sudah kami rancang jauh hari pun jadi lebih heboh dengan tambahan agenda rekrutmen 6 karyawan dadakan yang langsung kami boyong dari desa Kadungora Garut ke jakarta.

Satu demi satu happy problems bermunculan, mencarikan kontrakan untuk karyawan diseputar daanmogot, tentir juru masak, angkut ini itu, beli ini beli itu, setting dan routing menu yang harus berbeda setiap harinya, dll dsj. Mengolah dan menyaji makanan memang hobi dan jadi salah satu usaha kami selama ini. Tapi mengelola kantin yang dituntut "serius" oleh sang empunya tempat seperti ini adalah tantangan baru. Apalagi kepercayaan ini begitu mudah kami dapatkan, sungguh saya takut mengecewakan. Ibu bapak sepuh saya yang suka ikut2an sibuk sampai bilang "gila ya kamu", tapi diiringi dengan senyum mereka yang lebaaaaar.

Terus terang, seminggu ini super deg-degan menjalaninya, menyedot ekstra waktu tenaga dll, kayak punya pacar baru :) mungkin karena serba cepat dan dadakan ya. Alhamdulillah, 3 hari ini berjalan lancar berkat kelincahan supervisor dadakan Ibu Ati dan Pak Edi yang kami percayai. Saking kompaknya pasangan ini, sang suami langsung resign sebagai tenaga keamanan di PT Indosat dan memilih menemani istrinya, Ibu Ati bagian kantin basahnya, sedangkan Pak Edi bagian kantin keringnya (seperti mini market).

Kami sangat senang bila ada saran dan masukan dari rekan-rekan, atau mungkin ada yang pernah/ sedang mengelola kantin setipe untuk membagi pengalamannya kepada kami.

Allah Arrahman, tak pernah putus aneka hiburan hidup dari-NYA. Semoga sesi deg-degannya cepat selesai, mohon doa dari rekan semua, 2 tahun kedepan kantin ini berkah, amin.

t.e.h.l.e.n.i.

+++

Luar biasa kisah sederhana ini. Begitulah kalau Tuhan berkehendak, semua menjadi mudah.

Thursday, June 25, 2009

Cara murah meriah menikmati Pekan Raya Jakarta 2009

Pekan Raya Jakarta atau yang sering disebut PRJ sudah mulai dibuka tanggal 11-Juni dan akan berlangsung selama 1 bulan. Acara ini untuk memperingati ulang tahun Jakarta dan menjadi agenda tahunan kota Jakarta.

Seperti tahun-tahun yang lalu, PRJ ini menjadi agenda tahunan yang wajib dikunjungi bersama keluarga bahkan sering juga saya sampai 2x kunjungan karena masih merasa belum puas. Tahun ini ongkos masuk masih sama dengan tahun lalu yaitu Rp. 20.000/orang pada hari Jum'at sampai Minggu. Cukup murah sekali dibandingkan kita harus bayar Rp. 50.000,-/orang pada acara Franchise Expo Internasional yang diadakan selama 3 hari di JCC.

Angkutan banyak banget ke PRJ, mulai dari Busway (katanya gratis tapi saya belum pernah nyoba), taksi (tahun lalu dari Jatiasih bekasi ke PRJ ongkosnya 75.000 belum termasuk tol), angkutan umum, mobil (parkir 10.000 sepuasnya), motor, jalan kaki.
Seperti tahun-tahun yang lalu, saya sekeluarga kalau datang ke PRJ selalu habis dhuhur dan sampai di PRJ biasanya jam 2. Tempat favorit yang kami kunjungi pertama kali adalah di Hall, kenapa.... karena diluar panas dan di hall AC-nya sejuk.... nikmattttt
Mampir juga di stand kawan-kawan TDA di Hall D3 Multi Produk "kalau gak salah..." sambil lihat-lihat. Rame juga stand-nya, berisi aneka macam produk.

Karena seringnya datang ke PRJ, saya mempunyai satu cara agar kita bisa berhemat sewaktu di PRJ... Ini saya ambil dari pengalaman pribadi, temen dan pengamatan
1. Bawa minuman air putih dari rumah, hal ini penting sekali karena kita akan kehausan selama keliling di PRJ. Memang di dalam banyak yang jual minuman tapi tetap kita akan keluar uang banyak hanya untuk beli minuman.
2. Kalau memang tidak mau bawa air dari rumah, nggak usah kuatir, kita juga masih bisa minum gratis dari beberapa stand yang menjual minuman. Ada juice, sirup, kopi, teh rosella, jahe dan masih baaaaaaanyak lagi yang bisa kita minum. Ditanggung kita tidak akan kehausan.
3. Kalau memang tidak mau makan di PRJ, kita juga bisa pakai cara no 2, ada banyak stand yang menyediakan makanan tapi sayangnya ini semua adalah makanan ringan. Tapi biarpun makanan ringan tetap aja masih bisa kenyang asalkan setiap kali jalan mau ngambil makanannya.
4. Duduk dimana aja kalau memang capek, kita tidak akan menemukan kursi untuk duduk kecuali kita pura-pura tanya produk ke suatu stand.
5. Mau pijet gratis sambil dielus-elus cewek atau cowok....???? datang ke stand alat kesehatan, 30 menit aja kita dengerin promosi salesnya sambil pasang muka tertarik maka akan hilang capek kita. Untuk ngeles-nya... puji saja produk mereka, minta kartu nama dan besok kita akan hubungi lagi... dijamin capek hilang dan kita tidak malu
6. Beli barang yang khas di PRJ atau yang memang dibutuhkan. Di PRJ tidak semua barang murah. Contoh, sandal lucu yang di pasaran Rp. 18.000,- tapi di PRJ di jual Rp. 30.000,-. Kerak telor biasanya Rp. 8.000,- tapi di PRJ dijual Rp. 15.000,-
7. Tidak usah mandi bola atau mainan yang lain di PRJ, kenapa..... sebab antriannya panjang dan ada beraneka macam orang yang main disitu. Permainannya tidak ada yang aneh, semuanya sudah ada di mall-mall. Sayang sekali kalau ke PRJ cuma buat mainan seperti itu.

Saya sempat tanya ke penjual kerak telor di dalam lokasi PRJ mengenai sewa tempat. Mereka bilang sewanya Rp. 3.000.000,- per 7 hari dan katanya masih bisa ketutup.... hebat
Kalau yang didalam pasti tinggi sewanya tapi akan jauh lebih murah kalau bisa patungan seperti yang dilakukan kawan-kawan TDA.

Sukses buat teman-teman TDA, semoga sinergi antara PRJ dan TDA bisa mempercepat apa yang menjadi mimpi teman-teman dan sampai ketemu lagi di PRJ..eh salah.... sampai ketemu lagi di Jakarta Fair Kemayoran 2010

Salam sukses dunia akherat

Sunday, June 7, 2009

Niat Menuanaikan Ibadah Haji

Pada pertemuan Mastermind Cikarang yang ke tiga, ada satu kesepakatan yang muncul secara reflek di antara para pserta, yaitu niatan untuk menunaikan ibadah haji bersama-sama.

Niat ini dikompori oleh pak Mualib, selaku kepala suku mastermind cikarang 1, dan mendapat respon positip dari semua anggota.

Pak Agus Cahyo, ditunjuk sebagai ketua rombongan para anggota MMC1 ini. Bank yang disepakati adalah Bank Syariah Mandiri, sedangkan paket yang akan dipilih disesuaikan dengan kondisi jamaah MMC1 ini.

Energi positif yang melingkupi seluruh anggota MMC1 ini benar-benar membuat semua jadi bergairah untuk menunaikan ibadah haji di tahun 2012.

"Kan hanya sekitar 35 juta, jadi kalau untuk dua orang, maka uang seratus saja sudah sisa", kelakar mereka

Jangan ditanya berapa uang yang ada di tabungan mereka dan berapa yang dapat dimasukkan lagi dalam tabungan untuk kurun sampai tahun depan.

Pasti tidak akan cukup uang mereka untuk naik haji, kecuali beberapa orang yang terlihat mampu, misalnya pak Mualib, yang sudah pernah berhaji dan punya aset di beberapa tempat.

Peserta lainnya boleh dikata harus berupaya lebih keras agar dapat menyisihkan uangnya untuk menunaikan ibadah haji.

Dengan niat, usaha dan doa yang keras, insya Allah semua itu akan terwujud. Kubayangkan Pak Dhe manggut-manggut di sudut ruangan. Pasti dia setuju dengan apa yang kita niatkan.

Insya Allah barokah. Amin.

Saturday, May 16, 2009

Catatan Gathering di TransTV

Jam 19.00 lebih acara Gathering di TransTV dimulai. Ada 3 komunitas yang datang yaitu TDA "Tangan Di Atas", Indonesian Young Enterpreneur, dan Bunda Inbiz.

Tema hari ini adalah mengenai Pahit manisnya bisnis online. Hebat-hebat sekali pembicaranya dan penuh inspiratif.

Dari http://www.kutukutubuku.com, mbak Olie memberikan sejarahnya kenapa situs ini sampai terbentuk. Berawal dari kecintaannya untuk membaca buku dan keinginan untuk mendapatkan buku yang murah, maka mbak Olie bersama teman-temannya memulai bisnis online ini dari sebuah kamar kost.

Buku-buku dibeli sendiri, dipisah dan dikirim sendiri. Semuanya dilakukan dengan penuh cinta.

Mbak Nadia menceritakan sejarahnya bagaimana http://www.bundainbiz.com ini terbentuk. Sama dengan cerita mbak Olie, mbak Nadia juga menceritakan keinginananya untuk bisa berbagi lebih banyak dengan keluarga.

Mbak Nadia datang dengan temannya yang.... maaf saya lupa namanya karena saya sangat terkesan dengan semangatnya untuk resign.

Beliau menceritakan, pada 1 tahun sebelum resign, beliau mengalami mual-mual setiap kali mau ke kantor dan hal ini berlangsung terus menerus. Beliau konsultasi dengan dokter dan dikatakan bahwa..... Mbak mengalamai stress.....!!!!!!

Akhirnya dimulai perjalanan mbak Nadia, beliau meminta ijin untuk resign, tetapi seperti biasa.... setiap ada karyawan yang potensial pasti ditahan dengan berbagai macam alasan.

Beliau diberi solusi yang sangat-sangat menarik oleh perusahaan, beliau boleh tidak masuk setiap hari asalkan pekerjaan kantor beres. Beliau saat itu adalah sebagai pimpinan HRD.

"Oke..... saya akan coba dulu cara ini....", kata beliau.

Waktu berlalu.....dalam pekerjaannya beliau akhirnya lebih banyak browsing untuk menjalankan bisnis online daripada pekerjaan kantor sebab pekerjaan kantor bisa diselesaikan dalam waktu 1 jam sebelum rapat direksi yang diadakan seminggu sekali.

Setelah 6 bulan, akhirnya beliau dipanggil sama atasannya dan ditanya lagi... apakah anda masih mau kerja di rumah....???? dan jawabannya, ......iya saya mengajukan diri untuk resign dan mau bekerja dari rumah, dan akhirnya beliau benar-benar resign.

Asal tahu saja.... posisi beliau saat itu sangat bagus sekali. Setiap setahun sekali ada jatah untuk jalan-jalan ke luar negeri bersama keluarga dalam rangka liburan dengan biaya kantor, fasilitas yang menarik, bonus dan sebagainya.

Pelajaran yang bisa saya ambil dari sini adalah,....
  1. Tekadkan niat yang benar-benar kuat, jika memang benar-benar ingin ber-bisnis sendiri
  2. Jangan sekali-kali melihat kebelakang hanya untuk menyesali keadaaan. Jadikan masa lalu sebagai pembelajaran agar kita bisa bertambah lebih baik di masa yang akan datang.
  3. Lakukan langkah yang tepat. Dalam hal ini, mbak-mbak di atas tadi sudah tepat langkahnya yaitu berkumpul dengan sebuah komunitas yang tepat yang bisa memberikan dukungan dalam segala kondisi. Kalau komunitas belum ketemu, bisa berkumpul dengan teman yang mempunyai visi yang sama atau berkumpul dengan orang yang menjadi tujuan kita. Misal ingin menjadi pengusaha maka banyaklah ber-kumpul dengan pengusaha. Ada pepatah bijak mengatakan bahwa badan kita akan menjadi wangi jika berkumpul dengan pedagang minyak wangi.
  4. Berdoa. Jangan remehkan soal doa sebab dengan kita ber-doa maka apa yang menjadi keinginan kita akan bisa terwujud, semuanya hanya tinggal tunggu waktu.

Semoga bermanfaat....

source : pak Rawi

Sunday, March 22, 2009

Surevy Beras [lagi]

Hari Minggu ini kembali kami survey harga beras. Rencananya mencari alternatif lain dibanding alternatif minggu lalu. Beberapa tempatpun kita sasar.

Yang pertama adalah ke pasar Lemah Abang. Kita datangi grosir terbesar disitu dan kita diskusi masalah harga dan jenis beras yang dapat dipasok.


Sebelum ke pasar, kita sempat mampir ke pembukaan toko salah satu anggota UB CiMarT, CITOYS. Itu adalah sebuah toko mainan anak-anak yang didirikan karena padatnya penduduk di perumahan Graha asri.


Tadinya sih mau menculik salah satu anggota untuk ikut acara survey ini, tetapi melihat situasi dan kondisi, maka kita putuskan berangkat bertiga saja.




Setelah puas berdiskusi dengan penjual beras di Pasar Lemah Abang, perjalanan dilanjutkan ke penggilingan kecil dengan kapasitas 4 ton per hari.




Disini kita bisa mendapat beras dengan harga menengah dan bisa diangkut dengan mobil kecil saja, kecuali kalau peminat untuk beras dengan harga menengah ini porsinya nanti ternyata besar.

Selesai diskusi, kita diajak sholat di Masjid yang ada di depan rumah dan pulangnya diberi oleh-oleh sekotak telur asin "khusus".

Alhamdulillah, minggu ini survey benar-benar penuh dengan makanan dan minuman. Pak Ceppi telah membawa dua kotak makanan ringan yang cukup berat, karena penuh dengan bahan yang bergizi tinggi.

Sangat berbeda dengan minggu lalu yang kelupaan belum makan siang dan tidak ada warung yang cocok di jalan.

Berdasar info dari mas Cahyo, kamipun melanjutkan survey dan meluncur ke tempat yang ditunjukkannya.

Akhirnya ketemu dengan orang yang dicari dan dilanjutkan dengan pergi ke tempat penggilingan yang cukup besar.



Sistem yang dipakai adalah dengan sistem "oven" dengan kapasitas produksi 30 ton per hari. Disini ditemukan beras kualitas tinggi dan harga yang cukup tinggi.

Kelihatannya ini cocok untuk dikonsumsi oleh pembeli yang ingin beras dengan kualitas tinggi. kitapun mengambil contoh 25 kg beras jenis baik ini untuk dipakai sebagai contoh.

Tak terasa waktu sudah sore dan kitapun cepat-cepat pulang, karena anak istri sudah menanti di rumah. Semua makanan sudah kita habiskan tinggal sampah saja yang masih ada di mobil pak Direktur.

Sampai di rumah aku mencoba mengambil hikmah dari survey hari ini :

  1. Perlu beberapa jenis mutu beras agar semua pembeli dapat dilayani, selanjutnya beras yang lebih banyak dikonsumsi yang akan diperbanyak pasokannya.
  2. Perlu kerja keras lagi untuk menjadikan beras dengan kantong 50 kg menjadi kantong 5, 10 dan 20 kg. Kemudian dilihat, ukuran yang mana yang paling disukai oleh pembeli.
  3. Semangat persaudaraan sesama muslim terasa sekali menimbulkan sinergi di antara kita. Yang baru dikenalpun sudah langsung membantu kita dengan segala daya upayanya, tanpa sedikitpun mengharap sesuatu dari kita, bahkan mereka memberi "sesuatu" pada kita.

Akhirnya ucapan terima kasih buat semua pihak yang telah mensukseskan survey beras kedua ini. Semoga menjadi amalan yang baik buat mereka.
Amin.

Saat ini langkah kita sudah jelas terpampang di depan kita. Bekerja dengan cara menjual sembako [beras] sebagus mungkin, semurah mungkin dan sememuaskan mungkin dan tetap mendapat UNTUNG.

Keuntungan dunia itu semoga dapat membuat kita makin bersyukur pada nikmat Tuhan dan dapat membuat kita lebih banyak beramal.
Amin.





Sunday, March 15, 2009

Survey Beras [lanjutan lagi]


Hingga akhir pebruari kemarin, gelombang PHK terus menghantui para pekerja. Angkanya sudah mendekati 40 ribu orang dan masih mungkin akan terus bertambah bila kondisi perekonomian tidak membaik.



Saat ini, mari kita lupakan angka itu, ada tugas besar di hadapan kita. Seperti kata teman yang begitu jeli menangkap setiap peluang yang ada,"di sekeliling kita ini terdapat banyak sekali peluang, pertanyaannya adalah, apakah kita mau mengambilnya"

"Kalau kita mulai melihat isi rumah kita, maka ratusan peluang sudah muncul di depan kita"

"Ambil contoh, makan kita sehari tiga kali, maka peluangnya adalah berjualan makanan, karena semua butuh makan dan tidak semua orang mampu memasak makanan untuk mereka makan"

"Kalau kita lihat tagihan listrik kita, maka peluang juga segera muncul. Apa salahnya sambil kita mbayar tagihan listrik, kita bayarkan juga listrik tetangga-tetangga kita. Tidak semua tetangga kita punya waktu untuk menyempatkan diri antri di loket"

Gagasan-gagasan yang muncul dari berbagai diskusi di milis CIkarang Baru, mungkin tidak melihat pada angka-angka PHK itu, tetapi semangat membuka lapangan kerja baru,semangat belajar berbisnis dengan baik, justru yang mungkin mendasari diskusi itu.

Ketika akhirnya draft rencana usaha [BP] mulai di"lempar" ke milis, maka saat pergerakan kegiatan UB CiMartpun mulai dipanaskan. Mesin itu sudah dihidupkan dan para aktifis calon pengusaha baru itupun mulai memposisikan dirinya di tempat pijaknya masing-masing.

Kalau Belanda mengenal Total Football, maka begitulah pemanasan yang dilakukan mesin UB CiMarT ini. Dirut langsung terjun memimpin survey produk utama yang akan dikelola.

Aku yang memang dari awal mencanangkan untuk ikut membantu kegiatan seksi usaha, meskipun posisiku di Dewan Pengawas, ikut menjadi gembalaan pak Dirut, belajar survey produk dan belajar mencium bau "bisnis" dalam setiap hal yang dijumpai di jalan.

Sepanjang jalan dapat kuliah gratis dari pak Dirut, sehingga perjalanan 120 km terasa dekat dan tanpa rasa kantuk. Pak Dirut yang kulihat beberapa kali menguap [akhirnya aku tahu bahwa pak Dirut kekurangan oksigen, karena tidak sempat makan sebelum berangkat survey].

Akupun menyopir sesuai etika berkendara yang kubaca di beberapa buku Safety Driving [meskipun kadang-kadang masih mau "lari kenceng" di jalan yang sempit, he...he..he...].

Pelajaran yang bisa dipetik dari survey produk beras ini antara lain adalah :
  1. Bila bisnis sudah berjalan dengan baik, maka pembeli yang akan mencari penjual dan bukan sebaliknya
  2. Ada peluang menjual beras murah dan bermutu tinggi, kalau kita bisa menyadarkan masyarakat bahwa beras berwarna gelap lebih bermutu dibanding beras yang berwarna putih

  3. Model pembelian padi dari petani ternyata bermacam-macam, demikian juga model pengelolaan beras dari penggilingan.

  4. Tidak semua penggilingan mau mengantar beras, ada harga franco pengambilan di lokasi penggilingan dan ada franco penerimaan di lokasi pembeli.

  5. Silahkan ditambahin sendiri, untuk memperkaya hasil survey ini.

Kalau kita terlalu takut menghadapi krisis ekonomi, maka kita telah menggunakan sebagian energi kita untuk memikirkan krisis itu. Alangkah baiknya energi itu kita pakai untuk memikirkan hal yang lebih bermanfaat, misalnya bagaimana membuka peluang usaha baru.

Akan lebih bermanfaat lagi kalau ide-ide itu disampaikan ke UB.CiMarT, sehingga bisa direalisasikan pada kelompok calon pengusaha yang begitu bersemangat untuk membangun Indonesia dari sisi perekonomian rakyat.

Mari bergabung dengan UB.CiMarT untuk menuangkan ide dan melaksanakan ide membangun perekonomian Rakyat Indonesia.

Selamat berusaha dengan baik untuk orang yang baik secara baik-baik.

Insya Allah manfaat. Amin.



Start dari Puspita VII Montana [foto by tamuku]
source gambar : kliping KOMPAS







SURVEY BERAS [lanjutan 1]

Pulang dari pak Emir sudah capek, jadi upload foto dulu saja ya.


Melihat proses pembuatan beras

Diawali dengan butiran padi


Menjadi beras yang bermutu tinggi


Menghasilkan juga beras yang lebih putih tetapi dengan butir-butir kecil


Dan ini adalah varietas unggulnya, putih dan bentuknya enak dipandang.


Di penggilingan ini ada beberapa produk beras yang dihasilkan. Mulai dari yang kelas bawah sampai yang kelas atas, tergantung dengan permintaan pelanggan.

Bisnis yang sudah berjalan beberapa tahun ini memang tidak mempunyai kesulitan untuk mencari pembeli. Dengan kapasitas 9 ton/hari, maka tidak pernah terjadi sisa produksi yang menumpuk di gudang.

Penggilingan ini baru berhenti, bila terjadi gagal panen atau tidak ada pasokan padi lagi dari petani.

Hujan tidak menjadi kendala disini, karena tersedia "oven" untuk mengeringkan padi, sehingga produksi penggilingan tetap dapat berjalan.

Konsekuensinya memang harga jadi mahal, karena tadinya memakai energi matahari yang gratis, sekarang haru smempergunakan energi pengganti yang perlu material untuk proses pengeringannya.

Model penjualan disini menganut model ambil di tempat, bukan franco pembeli, sehingga harus ditambahkan ongkos transport beras ke Cikarang. Biaya transportasi sekitar 150 [seratus lima puluh rupiah] per kg atau sekitar Rp. 1.350.000 per truk.






SURVEY BERAS

Setelah tiga hari dua malam mengawal acara outbound di Cikeas Bogor, aku dihadapkan pada tawaran menarik dari pak Dirut UB CiMarT : SURVEY BERAS !

Berangkat dari rumah sehabis sholat Dhuhur, kami berenam meluncur ke Krawang. Perjalanan 2 x 60 km terasa penuh nuansa. Mulai dari pak Afrizal yang ternyata belum sempat makan siang sampai pada adik kecil yang "mabuk" darat.

Jalan yang sempit dan cukup rame membuat perjalanan tidak seperti yang diharapkan [ini salah membayangkan kondisi jalan deh].

Meski begitu, kami selamat sampai tujuan. Kitapun berdiskusi tentang proses pengolahan beras, pengaruh cuaca, proses penjualannya dan proses mendapatkan padi.

Ternyata banyak model penjualan beras. Ada yang model datang mbawa padi dan kemudian mengambil hasil berasnya setelah digiling dan yang kita lihat ini adalah model pengusaha penggilingan padi yang mengambil padi dari para petani, menggilingnya dan kemudian menjualnya ke Jakarta atau Bekasi.

..istirahat sebentar .....
habis main ke rumah pak Emir dilanjut lagi
....



Thursday, February 26, 2009

Usaha bersama CiMarT

Lagi mimpi jadi direktur CiMart, yang punya cabang dimana-mana, sistemnya bagus sehingga bisa diterapkan dikota-kota lain.

Wah bakal sibuk nih keluar kota, ...he3x...

Bantuan bisa saja dalam bentuk materi, ilmu maupun do'a.

Misal dalam ilmu instalasi komputer, menguasai sistem Barcoding, menguasai sistem akuntansi yang baik, pembuatan spanduk yang menarik, membuat photo-photo produk, wah banyak deh tenaga yang akan diperlukan.

Kalau ada ahli dalam komunikasi masa, maka bisa bikin selebaran, sehingga banyak orang tertarik untuk datang.

Kalau ada koneksi dengan Notaris yang punya jiwa sosial, hmm kawan seperti ini tentu sangat diperlukan juga...

Ahli dalam dekorasi interior, juga sangat diperlukan,

Ahli dalam merekrut karyawan yang baik juga diperlukan,

Jadi ternyata kerjaan Usaha Bersama CiMart ini butuh banyak para ahli....

Hmm .....
[pak Afrizal] harus mulai bagi-bagi kerjaan

Kayaknya usaha Bersama CiMarT ini akan semakin cepat berkibar ...........

Hmmm... sudah kebayang, nantinya akan banyak menyedot tenaga kerja...

Pasti butuh sopir, butuh kuli, butuh satpam, butuh para ahli, butuh segala macam sumber daya. Modalnya jelas KITA-KITA ini.

Human Capital Manajemen, insan manusia adalah modal semua usaha.

Tunggu berita selanjutnya.



Anggota usaha bersama CiMarT ini terdiri dari beberapa anggota milis [Cikarang Baru, Pengusaha Muslim dan TDA]. 

catatan :
tulisan ini dibuat oleh pak Afrizal dan saya edit di beberapa tempat