Tuesday, April 7, 2009

CONTRENG CIMART SEBAGAI T4 BELANJA ANDA

Kiriman mas Ceppi dan Mas Cahyo nih :

Kalau memilih partai, terserah masing-masing deh, tapi kalau pilihan tempat belanja, tetapkan hati anda untuk mencontreng CIMART.


Sedangkan Slogan pak Cahyo terlihat penuh semangat

CONTRENG CIMART SEBAGAI T4 BELANJA ANDA 

Monday, April 6, 2009

Siapa lagi yang mau beli beras..?

Assalamualaikum,,,

Anggota milist yth, semalam ada beberapa member milist yang beli beras ke toko, mereka adalah Bpk Afrizal dan Bpk Ceppi. perlu saya kabarkan bahwa toko kita sekarang telah menyediakan timbangan, sehingga Bapak dan Ibu tidak perlu harus membeli 50 kg beras, tapi sekarang sudah melayani eceran, seperti yang telah di contohkan pak ceppi.

Sebagai tahap percobaan pak ceppi "hanya" beli 5 KG dan tetap kita layani.

Tapi, bagi member yang ingin beli dalam ukuran karung besar (50 kg) juga tetap dilayani, penikmat awal karung 50 Kg adalah Pak Purwanto, Pak Yusnawir dan Pak Afrizal.

Ada 2 jenis beras yang kita jual, yaitu harga 5.500 per kilo dan harga 5.700 per kilo, saya rasa harga ini cukup bersaing di pasaran, walaupun saat ini harga beras turun tapi harga beras kita tetap kompetitif.

Dikarenakan belum ada karyawan yang menjaga toko, maka barang siapa yang berminat membeli beras silakan langsung menghubungi ketua atau ke saya (di waktu libur tapi.. :)).



salam,
saparjan
http://rumah-bagaya.blogspot.com/

Pengalaman Beli Beras di Toko CiMarT

Saya memang semalam membeli beras hanya 5 kg, karena beberapa hari sebelumnya sudah membeli beras di tempat lain untuk kebutuhan bulan ini.

Karena penasaran ingin tahu seperti apa beras yang kita jual ini, ditambah lagi istri saya sudah promosi ke tetangga2 dan teman2nya, saya ambil saja 5 kg beras yang harganya Rp 5700.

Tadi pagi, berasnya sudah dimasak oleh istri saya. Bagaimana hasilnya?.....Alhamdulillah ternyata beras itu bagus, pulen. Rasa nasinya enak!

Tidak kalah oleh beras yang keluarga saya biasa konsumsi, yang harganya 7000 ribu per kilo. Dan kebetulan terakhir istri saya mencoba beli beras yang harganya 12000 per kilo. Dibandingkan dengan yang itu, kayaknya ... nggak beda-beda amat!

Artinya...beras kita itu sangat layak untuk kita konsumsi sendiri dan dijual ke tempat lain!

Pak Dirut, bagaimana kalau kita tentukan jam berapa toko kita buka dan ada orang kita yang jaga pada waktu tersebut. Sore atau malam setiaphari, begitu, tapi janjian dulu antara yang pegang kunci toko dengan yang akan beli.

Kalau masalah penimbangan dan pembungkusan beras, sementara kita self service dulu sajalah, seperti saya semalam. Betul ya Pak Saparjan?

Sebelum karyawan yang katanya sudah ada itu efektif bekerja di tempat kita.

Ayooooo.....siapa lagi yang mau membeli beras?

Wassalam,

Ceppi

Sunday, April 5, 2009

Spanduk Baru di MArKaS CiMaRT



Minggu pagi dari sekitar jam 10an, member2 Cimart kembali berkumpul. Mau ada wartawan
Radar Bekasi katanyan jadi pada menyempatkan datang, meskipun sebagian juga ada yang memang berniat beli beras.

Sayangnya, berasnya masih dalam karung 50 kiloan, jadi member yang perlunya hanya 10 – 20 kilo masih harus menggigit jari. Ada yang kebetulan butuhnya 50 kilo, langsung diladeni saat itu juga.

Tidak menunggu waktu, langsung diadakan pembelian timbangan untuk melayani partai kecil. Pak Saparjan dan Pak Purwanto dapat tugas ini.

Sementara itu, sang wartawati (ternyata wartawannya cewek!) yang baru datang setelah jam 12, langsung mewawancara Bapak Dirut kita. Intinya, dia mau tahu latar belakang dan tujuan dibentuknya Cimart, bentuk usaha, komoditas yang dijual serta rencana ke depan nantinya.

Dengan di-ekspose-nya Cimart ke pihak pers, diharapkan usaha bersama ini makin dikenal oleh masyarakat, sehingga bertambah pula jumlah investor yang menanamkan sahamnya di Cimart, dan calon pembeli/pelanggan juga jadi tahu keberadaan UB CiMart ini.

Ditambah lagi sudah dipasangnya spanduk di depan rumah yang menjadi markas Cimart. Paling tidak orang yang lewat di depan Markas mulai bertanya-tanya. Tugas dari semua anggota CiMarT selanjutnya adalah menindaklanjutinya, dengan memulai menjajakan barang dagangan UB.


Sukses UB Cimart!

sumber tulisan :
PAk Ceppi



Sunday, March 29, 2009

Bersih-bersih di akhir bulan


Setalh selesai acara kerja bakti dan sosialisasi Pemilu di RT, aku meluncur ke Markas CiMarT untuk acara bersih-bersih markas.

Sesuai prediksi, datang terlambat dan sudah ramai orang di Markas.

Banyak hal diputuskan hari ini, antara lain :

1. Dewan pengawas tambah pasukan lagi. Ada nama pak Yani Beruang Pitono disana.
2. Ada penunjukkan pengelola toko CiMart [sayang acara serah terima kunci tidak sempat kuabadikan].
3. Brosur segera diselesaikan dalam minggu ini [nah masalah pabrik kata-kata, mas Amril yang kejatuhan sampur].
3. Logo koperasi, cap stempel dan "tetek bengek"nya juga diselesaikan dalam minggu ini [ini tugas papanya Fariz deh]
4. Penerimaan karyawan baru dialamatkan saja ke rumah pak Dirut [sekretariat resmi] dan Pak Anas bagian interviewnya.
5. dll [he..he..he.. beginilah kalau datang tetrlambat dan sekretaris kebetulan sedang ada acara], tolong yang hadir nambahin sendiri ya.

Yang menakjubkan adalah semangat kebersamaan dari para hadirin. Mereka pada berlomba-lomba memberi asupan konsumsi untuk kita semua, padahal gak ada yang minta dan nggak ada yang mbayar.

Benar2 semangat kebersamaan yang semoga mendapat balasan amalan yang baik dari Tuhan.
Amin.

Dirut Cimart yang penuh motivasi

Acara selanjutnya adalah bersih-bersih, pasang lampu [sensor], kipas dll. Tidak lupa adalah foto narsis berjamaah. Lengkapnya tentu ada di FisBuK.

Mesin Komunitas Insan Mandiri makin panas dan siap memanaskan semua anggotanya.

bingung ngembalikan tangga

Semoga bermanfaat bagi kita semua.
Amin.

cetak kartu nama baru deh...

update dari pak Ceppi :

<>Telah disepakati

Penamaan:

-Toko: Cimart
-Koperasi: Mutiara Insan Mandiri
-Komunitas: Insan Mandiri
-Slogan: Solusi Belanja Hemat

Atribut:

-Logo: lebih ditonjolkan “Cimart”nya sehingga tulisan UB diperkecil
-Stempel toko & Spanduk memakai logo Cimart. Desain stempel dan spanduk oleh Pak Samsudin. Target minggu ini selesai. Stempel Koperasi menyusul.
-Brosur: Pengeditan isi tulisan ditugaskan kepada Pak Amril, sementara layout-nya oleh P’Ceppi. Target minggu ini sudah dicetak.

Dicetak full colour, dan nantinya dibagikan hanya kepada orang-orang yang berpotensi menjadi anggota/berinvestasi. Informasi ongkos cetak ada di P Samsudin.

-Kartu saham: Desain sudah ada, tinggal menunggu logo Cimart-nya. Ditangani o leh P Mas’ud dan P’Rawi. Di kartu saham, sudah disebutkan nama koperasinya.

Diharapkan juga, kartu saham dalam minggu ini sudah bisa dibagikan.

Alamat toko: Jl. Tarum Barat No 108,
Alamat sekretariat: Jl. Kelinci Raya No. 23 (toko-nya Pak Afrizal) -- ada orang yang selalu standby

<>Perubahan susunan kepengurusan:

- P’ Andri Marjoni pindah dari Seksi Usaha masuk menjadi anggota Dewan Pengawas. Dewan Pengawas di tambah juga P’ H. Ahyan dan Pak Yani Pitono
- Seksi Usaha terdiri dari: P’ Galih sebagai Ketua, dan anggota-anggotanya P Edy, P Bandhi, Nanang, dan Pak Riky
- P Haryanto dan Pak Chairunnas masuk seksi Marketing.

<>Tim AD/ART: P’ Eko dan P’Afrizal yang menangani dan membentuk tim. Dalam 3 bulan ini AD/ART harus sudah tersusun.

<>Komoditas yang pertama kali dijual:

1. Beras -- beras dalam minggu ini sudah masuk. Perlu proses repacking tidak? (dari kantung besar ke kantung kecil)
2. Minyak goreng
3. Telur ayam
4. Mie/Indomie

Pola penjualan -> Retail dan Grosir, harga dibedakan jika pembelian grosir dengan ketentuan minimum order
Diusahakan warung2/toko2 di sekitar Cimart bisa menjadi partner

<>Daftar anggota,

Disusun kembali dan dilengkapi data alamat dan nomor kontaknya, termasuk memindahkan aktivitas komunikasi dari Milis Cikarang Baru ke Milis Cimart di google
<>Pengelola dan Penanggung jawab toko

Adalah Seksi Usaha di bawah pimpinan P’ Galih, kunci toko sudah diserahterimakan dari Bendahara P Saparjan ke Bos Seksi Usaha P’Galih.

Mari kita dukung sepenuhnya Seksi Usaha dalam mengelola toko! Termasuk membantu memasarkan produk2nya dan menjadi pembeli produk kita sendiri.

Siapa yang akan membesarkan usaha kita ini kalau bukan kita anggotanya dulu? Seperti kata Pak Yani dan Pak Afrizal, adalah menjadi kewajiban bagi anggota untuk membeli produk sendiri. Sudah difatwakan: Fardlu Ain!

Setelah itu, mari kita mencari pembeli di luar anggota! Siapa yang bisa mendapatkan pembeli terbanyak dan terbesar? Poin rewards akan menunggu Anda. Para sponsor, siap-siap ya!

==end of update

Thursday, March 26, 2009

Kerja Bakti di Markas

Minggu, 29 Maret 2009, jam 10.00 s.d selesai, rencananya akan diadakan kerja bakti di Markas Komunitas Mutiara Insan Mandiri [KMIM], atau calon toko UB.CiMarT.

Siang tadi, saat seminar kesehatan di PEC, seorang wartawan dari Radar Bekasi minta waktu untuk melakukan wawancara di Markas KMIM.

Melihat situasi dan kondisi toko CiMart yang sudah bersih, maka ajang kerja bakti ini lebih banyak akan diwarnai oleh Kopdar para pengurus maupun anggota KMIM.

Ide-ide cemerlang yang sudah mewarnai milis Cikarang Baru maupun milis CimArT, mungkin akan digodog di siang itu, sehingga bisa menjadi masukan buat pengurus inti untuk menentukan apa saja yang harus diprioritaskan di awal-awal kegiatan ini.

Mari kita tunggu bersama datangnya hari bersih-bersih markas KMIM. Tempatnya tentu masih ingat kan, Jl. Tarum Barat I Blok A4,. No. 108.

Bisnis Pribadi Anggota CiMarT : Resto SK



Sebagai auditor sistem dan sebagai instruktur sistem, maka pelajaran yang tidak pernah ketinggalan adalah pelajaran tentang toilet.

Ini pelajaran yang sangat sederhana, tetapi sering banyak menolong seorang auditor saat melaksanakan tugasnya.

Cobalah tengok toilet auditee, maka kebersihan dari toilet itu biasanya mencerminkan manajemen yang terjadi di auditee.

Ini memang tidak 100% benar, tetapi pengalaman menunjukkan bahwa hal ini sering terbukti benar di lapangan.

Siang itu, waktu aku ke Sami Kuring, Restoran Megah dengan Harga Murah [wah slogannya sudah konfrontatif banget tuh], maka yang pertama kulihat adalah toiletnya.

Tahun lalu, aku pernah ke restoran ini juga, saat mengantar anakku pelatihan ESQ. Rumah Makan ini memang sering dipakai sebagai ajang latihan ESQ anak-anak.

Kulihat toiletnya masih sebersih tahun lalu, tidak ada perubahan yang terlihat, semuanya tetap bersih dan tanpa aroma yang tak diinginkan, meskipun ruang sholatnya juga masih tetap gelap seperti tahun lalu [ini mungkin sesuai dengan pesan Go Green, matikan lampu jika ruangan tidak terpakai].

Setelah menunggu sebentar saat, akhirnya hidangan muncul juga. Bukan hidangan unggulan Sami Kuring memang, tetapi hidangan yang paling cepat disajikan, karena rombongan mau segera meluncur ke Cengkareng.

Pertama yang kurasa adalah sop buntut.




Rasanya standard, tetapi dagingnya sangat empuk, jadi kalau memang selalu konstans dihidangkan seperti ini, maka sop buntut ini bisa dijadikan menu pilihan di Sami Kuring.

Makanan kedua yang kurasa adalah "kool nenek" [ini khas RM Handayani Surabaya]. Rasanya tidak kalah dengan yang disajikan di Surabaya.




Aku memang tidak mengambil banyak, karena perutku sering tidak mau kompromi dengan makanan ini. Jadi kusisakan saja buat yang demen dengan menu makanan ini.

Yang paling berkesan tentu saja adalah ikan asam manis. Bener-bener renyah dan gurih. Pokoknya mak nyuss banget deh.


Kalau enggak malu, rasanya mau kuhabiskan sendiri, tetapi rasa malu yang ada di hati membuat aku harus berbagi dengan peserta yang lain.

Alhamdulillah, aku dapat porsi terbesar. Tentu dengan sedikit sok acuh tak acuh waktu ngambilnya.

Sayang aku tidak sempat memesan minuman. Istriku memesankan aku minuman yang dingin, sesuatu yang kurang kusukai, jadi aku tidak bisa berkomentar tentang minuman di Sami Kuring ini.

Aku paling suka ngetest minuman jeruk manis. Pemilihan buah jeruk yang salah sering membuat penyajian jeruk jadi kecut atau malah terasa basi.

Di akhir kunjungan ini, ada satu hal kecil yang kuapresiasi, yaitu ketika petugas pembersih meja mengucapkan terim akasih padaku.

Biasanya yang suka ngucapin hal semacam ini adalah seorang atau dua orang gadis muda yang berjaga di pintu keluar. Ucapannya juga standard banget.  

Nah ternyata ketika diucapkan oleh pembersih meja, rasanya jadi lain. Wajah yang tidak cantik tapi jernih dan menunjukkan ucapan terima kasih yang tulus membuat hati ini jadi terasa seperti sangat berharga di hadapannya.

Wajah itu seperti menunjukkan bahwa kedatanganku ini membuat resto ini menjadi bisa terus hidup dan menghidupi dirinya beserta keluarganya.

Kapan-kapan kalau ke SK lagi mau nyoba jeruk manis deh [emang ada atau enggak ya jeruk manis di restoran SK ini?]. Biar bisa manis seperti wajah pembersih meja itu.

Mau tahu tempat resto SK ini?

Nah, Restoran SK ini terletak di sebelah kanan dari Carefour Cikarang berdekatan dengan restoran padang yang ada di samping Carefour.

Kalau ada waktu aku perlu mengajak teman-teman milis Bangomania untuk mencoba koki di SK ini. Mereka biasanya punya selera yang beragam, dan tentunya komentarnya bisa beragam juga.

Tinggal nunggu undangan dari pemilik restoran SK, yang juga sudah berhasil kupengaruhi untuk masuk ke milis Bangomania [ada nggak ya undangan seperti itu, he..he..he... mimpi kali ye...].

== ======= =====
tulisan ini dibuat sebagai ujud dukungan dari Ub.CiMart untuk salah satu anggotanya yang punya bisnis kuliner

semoga tetap independent dalam meberikan penilaian
[amin]