Sunday, August 9, 2009

Go Cimart

Perkembangan Toko Cimart masih panjang. Omzet dan biaya operasional masih belum ideal bahkan cenderung nombok. Disela-sela pertemuan mmc1, di kediaman Pak Sangadi Budi, jalan Cisanggiri 2B Blok SO 34 Graha Asri, Pak Rui memaparkan perkembangan updated Cimart.

suasana pertemuan mmc1 di malam hari


Target Pasar

Peserta mmc1 melihat bahwa target pasar yang dicoba dibidik oleh Cimart ini belum jelas. Anggota atau masyarakat umum? Usulan untuk pindah toko ke tempat yang lebih ramai mengindikasikan bahwa barang-barang Cimart ini disegmentasikan untuk umum. Pertanyaannya : siapkah Cimart berhadapan langsung dengan Indomart atau Alfamart? Dari segi tempat, modal, sdm dan sistem. Para peserta mmc1 yang pernah bertandang ke toko Cimart melihat bahwa barang yang ditawarkan belum cukup lengkap.
Investor Cimart terdiri lebih dari 60 orang. Sedangkan yang belanja di Cimart baru mencapai 20%.

Perlu pindah toko?

Konsep yang dianut oleh Cimart adalah koperasi. Untuk kemajuan Cimart perlu didukung oleh anggotanya. Jika rata-rata anggota/pemilik saham belanja 300ribu perbulan. Maka akan diperoleh omzet sebesar 18juta. Pencapaian target minimal 80% maka Cimart mempunyai cashflow 14,4 juta. Belum ditambah order yang diterima dari koperasi karyawan PT.

Saat ini disarankan Cimart tidak pindah, tapi fokus menjual ke anggota.

How?

Karyawan Cimart perlu disiapkan untuk menjual secara telemarketing.

"Selamat siang Bu Eko, Saya Hendra dari Cimart. Apakah persediaan beras atau minyak Ibu dirumah sudah habis. Saya akan antarkan hari ini ke tempat Ibu".

Jadi lebih proaktif dalam menjemput bola.

Berdasarkan survey yang dilakukan Bu Wiwin, ada ibu-ibu yang senang pergi ke pusat perbelanjaan untuk jalan-jalan tapi malas untuk belanja kebutuhan dapur. Ini merupakan celah yang bisa digarap oleh Cimart dengan sistem delivery.

Turnover karyawan

Hingga saat ini tidak diketahui secara pasti penyebab tingginya turn over karyawan. Ada dugaan bahwa karyawan bingung karena terlalu banyak yang memberi perintah (pemilik saham/pengurus). Untuk mengantisipasi ini kita perlu memberikan wewenang yang seluas-luasnya kepada manager toko/direktur operasional dalam menjalankan operasional toko. Mungkin diperlukan surat tugas/hitam diatas putih sehingga hanya perintah dari dirop yang harus dilaksanakan oleh karyawan.

Alasan gaji yang dianggap kecil oleh karyawan dapat menyebabkan karyawan mencari pekerjaan yang lebih gajinya lebih tinggi. Hal ini sebetulnya bisa disiasati dengan pemberian insentiv bagi karyawan jika target penjualan tercapai. Jadi berikan karyawan target, jika tercapai akan diberikan tips dari Cimart.

Kualitas beras

Berdasarkan masukan dari pengunjung toko, Cimart perlu menambah satu item lagi yaitu beras dengan kualitas diatas yang ada di toko saat ini/premium. Harga tidak masalah jika sebanding dengan kualitas.

Melebarkan sayap

Guna memperbesar pangsa pasar Cimart, pemilik saham wajib menyebarkan 4 buah brosur Cimart ke tetangga samping kiri, kanan, depan belakang. Ini sebetulnya akan melatih mental untuk jualan. Lakukan ini sebulan sekali, insya allah omset Cimart akan meningkat.

4 comments:

  1. Ini masukan yang bagus buat CiMart.

    Kata ilmu pemasaran, satu masukan ini setara dengan 25 masukan yangtidak sempat disampaikan, jadi amri kita singsingkan lengan baju.

    Kita lihat dan telaah, dari masukan ini,mana yang benar, valid dan bisa ditindak lanjuti.

    Soal lengkapnya barang, saya kira saat ini barang yang ada sudah jauh lebih lengkap dibanding beberapa waktu lalu.

    Cimart juga sudah bisa mempunyai harga yang bersaing, bahkan melawan MART lain yang jauh lebih besar.

    Selamat merenung [buat pengurus CiMarT]

    ReplyDelete
  2. Setuju BGT!!! Sedikit testimoni jujur dari saya : walau sy orang yg baru kenal CiMart 1 bulan terakhir ini, tp melihat visi & misi CiMart yg mirip koperasi, sy setuju BGT (hidup koperasi!!). Ini perlu didukung bersama oleh komunitas CiMart. Secara saat ini banyak Mart-Mart yg dikuasai (maaf bgt!!) non-Muslim & kapital yg jahat sm UKM. Mungkin klo CiMart bisa menjangkau masyarakat Cikarang/Bekasi yg lebih luas, (dgn cara telemarketing, pembukaan DC baru, dll), mungkin CiMart bisa jadi ikon Mini Mart Cikarang (MMC). Maaf saja, sy blm sempet belanja di CiMart, coz tmpt tinggal sy jauh bgt, ada di Cibitung. Seandainya CiMart ada juga di Cibitung, pastinya sy utamain belanja di CiMart.
    Hidup CiMart!!! (Mini Mart Cikarang)

    ReplyDelete
  3. Terima kasih Pak Eshape, Pak Eko, telah memberikan komentar di postingan ini. Ada kepuasan tersendiri jika orang meninggalkan jejak/comment di blog kita. Sukses Luar Biasa.

    ReplyDelete
  4. ada sedikit masukan dari saya.
    1. Saran penjualan untuk jemput bola dengan cara di telpon sangat bagus dan bisa segera dijalankan karena semua fasilitas sudah ada. Database pembeli kalau yang masih kurang nanti bisa menyusul

    2. Penjualan dibagi 2, ke anggota dan pedagang. Harga khusus anggota cimart lebih murah daripada di pasaran. Cimart tidak jual retail langsung ke umum tetapi jualnya ke pedagang lagi biar tidak mematikan pedagang lain dan juga menjaga hubungan baik dengan tetangga sebelah

    3. Soal kelengkapan barang itu relatif karena tergantung kebutuhan pasar

    4. Soal turnover karyawan bisa diatasi dengan sistim penghasilan sebanding dengan penjualan artinya semakin banyak penjualan maka komisi buat penjaga toko/sales akan semakin besar. Hal ini untuk mengurangi overhead. Cara ini sudah saya praktekkan di usaha saya

    ReplyDelete