Thursday, August 13, 2009
Mumpung Ladang Bisnis sudah dibuka
Yang sudah tertarik adalah sebagai berikut :
No.1 Eko Eshape
No.2 Ceppi
No 3 Wawan
No.4 Afrizal
No.5 Firman
No.6 Nana
No.7 Gun Gunawan
No.8 Anas
No.9 Parjan
No.10 Bandhi
No.11 Samsudin
No.12 Rawi
No.13 Ipung
No.14.......
Lanjutkan!
Alhamdulillah, sudah 13 karung terjual, 650 kg hanya dalam beberapa jam saja.
Lahan belajar bisnis sudah dibuka lebar-lebar, mari kita ACTION. Silakan buruan ndaftar !!!
Tunjukkan ACTION dari anggota MMC yang juga jadi anggota CiMart.
Malu kalau masih berpikir untuk melakukan ACTION yang sangat gampang ini. Segera daftar dan soal njual kemana beras yang telah terlanjut kita beli, mikirnya nanti aja.
Salam ACTION FUNtastic
Ajakan memanen ladang bisnis ini dimuat juga disini [Blog MMC]
Tuesday, July 28, 2009
Habis rapat di teh Leni berat nambah 2 kg
Tanggal 28-Juli-2009 diadakan rapat terakhir panitia seminar Kolaborasi TDA dan EU di rumah teh Leni. Seperti biasa kalau diadakan pertemuan disini pasti yang namanya makanan itu berlimpah dan bikin kenyang.... belum makan aja udah kenyang saking banyaknya.Kalau dihitung ada 2 macam kue, 1 makanan pembuka yang pakai susu yang biarpun sudah dibagi-bagi masih aja banyak, makanan tengah-tengah karena makannya di tengah yangbikin kenyang juga, makanan kita "ayam goreng + nasi anget + sambel... sayang nggak ada krupuk-nya, besuk2 bisa ditambahin krupuknya ya...", snack, air putih, air zam-zam. Coba bayangin gimana makannya....???? tapi tetep................. santap abissssssssss
Rapat membahas persiapan terakhir dari masing-masing panitia dan alhamdullilah soal anggaran sudah bisa tercover semua tetapi hal ini masih juga kurang karena partisipasi dari member TDA sendiri juga kurang untuk mengisi stand.Ada beberapa pertimbangan yang menjadi masuk akal jika memang harus dimasukkan akal tetapi seharusnya sebagai warga TDA yang berprinsip Enterpreneur harusnya bisa menangkap semua peluang yang ada walaupun kecil.
Sebagai contoh, untuk buka stand sendiri biayanya 500.000 pasti akan kelihatan besar buat pemula tetapi jika ini ditanggung rame-rame maka nilainya akan kecil tetapi hasilnya menjadi sangat besar.
Saya mau cerita apa yang saya lakukan di TDA tanpa bermaksud untuk pamer sebab saya cuma ingin berbagi aja siapa tahu bisa bermanfaat buat yang lain.
Semenjak TDA Bekasi lahir kembali saya sudah ikut terlibat dan diawal-awal keikutsertaan saya sempat juga mengalami beberapa perubahan karena banyak sekali urusannya.
Ngurusi usaha sendiri aja udah makan waktu apalagi ditambah ngurusi TDA... itu kalau cuma tenaga masih mending tetapi kalau sudah bicara duit, pasti sedikit banyak ada dana yang keluar untuk kegiatan. Sampai saat ini sudah beberapa acara yang diadakan dan saya ikut terlibat.
Apa hasilnya buat kemajuan usaha.....?? Semenjak di TDA saya bisa bertemu dengan kawan-kawan Cikarang lalu mendirikan Supermarket Cimart, punya group band di Jaguar Music yang pemiliknya juga ketularan masuk TDA, masuk komunitas Blogger Cikarang dengan sering ikut beberapa kegiatan blogger yang salah satunya besok hari sabtu tanggal 1-Agustus di hotel Sultan, beberapa kegiatan tanpa bentuk lainnya yang aneh-aneh yang dulunya gak pernah terpikir seperti talk show di radio dan acara off air lainnya. Dan yang terpenting lagi adalah di TDA saya bisa banyak berkreasi dengan membantu menyelesaikan permasalahan orang lain yang ujung-ujungnya bisa meningkatkan pendapatan usaha yang kalau dipikir saya sendiri juga nggak tahu darimana datangnya rejeki ini.
Jadi tidak ada ruginya kalau kita berpartisipasi secara aktif di semua kegiatan TDA Bekasi maupun pusat.Salam sukses dunia akherat,
Sunday, June 21, 2009
MMC1 Berpadu Janji
Dalam pertemuan kelompok mastermind Cikarang 1 kali ini, meski tidak lengkap dihadiri oleh seluruh anggotanya, tetapi acara berjalan dengan lancar dan dalam suasana yang terlihat lebih sinergis.
Satu demi satu para peserta pertemuan menunjukkan tabungan hajinya. Ada yang di BANK A dan ada juga di BANK B.
"Tapi isinya cuma 1 juta pak, karena saat ini adanya ya cuma itu"
"Tidak apa pak. Nanti Allah yang akan mencukupkannya"
"Ternyata membuat niat dan mewujudkan niat itu banyak cobaannya ya pak. Sampai 3 jam lebih untuk menunggu antrian buat buku tabungan ini pak"
"Namanya saja berbuat baik, pasti banyak cobaannya"
Saling bersahutan, para peserta pertemuan menyampaikan komentarnya.
Acara pertemuan yang hanya dihadiri oleh 6 orang anggota itu ternyata justru sangat optimal. Mungkin itu sebabnya kelompok MM sebaiknya beranggotakan 6-8 orang saja. Itu adalah jumlah ideal agar semua peserta dapat berinteraksi secara aktif.
Salah seorang peserta yang biasanya lebih banyak diam, akhirnya ikut juga berkomentar, sehingga rasanya dada menjadi plong. Semua beban yang ada telah dibagikan dan masukan dari teman-teman telah membuat beban itu menjadi tantangan baru yang menggairahkan.
Ketika bicara masalah target naik haji, tanpa terasa dada menjadi sesak dan air mata mengucur tanpa tertahan lagi. Tak ada waktu untuk bersembunyi dan yang ada hanyalah puji syukur karena telah dikaruniai teman-teman baru yang seperti saudara, saling mengingatkan dalam kesabaran dan kebenaran.
Mulut bisa bicara bermacam bahasa dan hanya hati kita yang tidak bisa bicara bermacam bahasa. Bahasa hati kita hanya satu, itulah bahasa yang langsung sampai pada Tuhan.
Pertemuan selanjutnya, KMM Cikarang 1 ini akan bertempat di rumah pak Sangadi Budi, dengan topik bahasan masalah PENJUALAN [sales], nantinya akan disampaikan oleh pak Chairunas.
Bapak yang satu ini memang diam-diam menghanyutkan. Dengan modal tanpa punya usaha satu buahpun, bahkan berpikir tentang bisnis saja belum ada, tahu-tahu punya bisnis jualan sabun curah. Kemudian ketika pasang target langsung tercapai.
Di pertemuan selanjutnya pak Nas kembali memasang target yang lebih menantang, dan target itu tercapai lagi, dan semua itu hebatnya kuncinya hanya satu, yaitu PERTEMANAN !
Dengan networking yang kuat, maka bisnisnya melaju dengan kencang.
Pak Agus, yang mendalami bisnis bengkel sepeda motor sampai saat ini belum berhasil meningkatkan usaha bengkel sepeda motornya dengan angka yang signifikan, sehingga masukan dari teman-teman membuat pak Agus kembali optimis, bisnisnya akan dapat berkembang lagi.
"Silahkan diadakan hari servis sepeda motor gratis dan ini akan membuat bengkel pak Agus terkenal, bengkel kelihatan ramai dan omzet bisa meningkat "
Bakmi Semar yang dikelola oleh mbak Win, terlihat juga omzetnya menurun. Hal ini terjadi mungkin karena nama bakmi Semar dirubah menjadi PADASUKA.
Mbak Win juga mulai merambah dunia jahit menjahit. Dalam waktu dekat ini, Mbak Win akan melakukan produksi jilbab yang dimodifikasi, sehingga tampil lebih memikat dan margin yang lebih baik. Ini dilakukan mengingat sebentar lagi akan datang bulan puasa dan hari lebaran.
Mas Budi, saat ini mengelola usaha pendidikan anak-anak dan baju muslim. Semuanya lancar-lancar saja, sehingga kondisinya sudah stabil. Hal ini harus diwaspadai, jangan sampai kondisi ini tiba-tiba berubah menjadi menurun tajam.
Untuk mengantisipasi hal itu, pak Budi mulai mencari bentuk pengembangan, antara lain dengan menambah cabang pendidikan dan pembuatan target peningkatan omzet busana muslim.
Satu-satunya blogger dalam kelompok ini punya target yang berbeda dengan teman-temannya. Ia berani menyebut tanggal tercapainya target, yaitu pada tanggal 14 September 2009 sudah selesai menyusun sebuah buku dalam format hardcopy.
Suasana pertemuan yang guyub ini awalnya didahului oleh cerita dari pak Ketua tentang makna dari sumpah palapa dari Gadjah Mada.
"Saya tidak akan ........... sebelum saya berhasil melakukan .......", begitu inti sumpah Maha Patih Gadjah Mada
Sebuah kalimat yang sederhana namun bermakna sangat dalam.
Semoga KMM Cikarang 1 ini terus meningkatkan sinergi dari semua anggotanya, sehingga semua target para anggota KMM Cikarang 1 dapat tercapai dengan ijin Allah swt.
Amin
Di akhir acara, semua peserta pertemuan mendapat hidangan yang tak terduga. Apalagi kalau bukan Bakmi Semar yang lezat itu.
Sunday, May 24, 2009
Pertemuan Master Mind Cikarang Yang Mencenggangkan
"Saya datang karena dipaksa oleh suami. Saya tadi juga sudah memaksa untuk pulang saja, tapi akhirnya saya tetap disini sampai jam ini dan alhamdulillah, saya tadi tidak jadi pulang"
Begitu ungkapan jujur dan mengharukan dari seorang istri yang diajak ikut Master Mind Cikarang 1 [MMC1].
Setelah mengucapkan kata pembuka itu, meluncurlah ide-ide segar yang tadinya mungkin hanya akan ada dalam pikiran sang istri tersebut.
Kitapun jadi semangat memberi masukan untuk ide-ide yang dilempar ke forum ini.
Ini memang MM yang baru sekali kuikuti dan rasanya kita harus banyak menahan diri, karena begitu banyak yang ingin kita sampaikan untuk teman-teman kita, tetapi kita tidak ingin terlalu dominan dan tidak ingin terlalu banyak menghabiskan waktu bicara teman-teman kita.
Beberapa teman yang terlihat kurang aktif terpaksa kita komporin agar ikut bersuara, sehingga semua peserta diskusi ini bisa merasakan enaknya berpendapat dan enaknya menerima pendapat orang lain.
Dengan banyak berpendapat, maka para peserta MM bisa merasakan dirinya "eksis" dan "dibutuhkan" oleh peserta yang lain. Akibatnya, dia akan termotivasi untuk selalu datang di pertemuan selanjutnya dan termotivasi untuk mengeluarkan ide segar ataupun masukan yang dapat mencerahkan masalah temannya.
Peserta lain bercerita tentang perjalanan karirnya yang mentok ketika dia berada di bagian produksi. Gajinya sudah tertinggi dan tidak akan mungkin lebih tinggi lagi, karena jabatan di atasnya adalah jabatan tertinggi di perusahaan yang hanya dimiliki oleh pemilik perusahaan.
Akhirnya dia memilih utnuk pindah ke divisi pemasaran dengan risiko gaji terjun bebas dan harus belajar lagi dari awal.
Ternyata pengalaman di bagian produksi yang sering mendapat komplain pelanggan banyak memberi manfaat bagi karirnya di bagian pemasaran. Kefasihannya memahami barang jualan yang dulu diproduksinya membuat dia mampu memberi penjelasan yang lengkap tentang produk yang dijualnya.
Karirnyapun kembali menanjak, meskipun akhirnya kembali "mentok", karena sudah tidak ada lagi peningkatan jabatan maupun peningkatan gaji.
Keputusan terakhir harus "resign" dan dua pilihanpun muncul.
Mendirikan perusahaan sendiri dengan tetap bekerja sama dengan perusahaan tempatnya dulu dibesarkan atau muncul dengan "bendera" sendiri, artinya siap bertarung di pasar melawan mantan induknya dulu.
Ternyata yang diambil adalah pilihan terakhir, bertarung bebas di pasar melawan mantan pimpinannya dulu.
Namun pada kenyataannya bukan pertempuran yang dialaminya tetapi pertemanan seperti laiknya mitra saja. Mereka saling melengkapi dan saling mendukung.
Sungguh ini adalah pertemuan perdana [bagiku] yang sangat banyak memberi inspirasi.
Rasanya kita yang baru saja berkenalan ini menjadi begitu dekat, seperti punya saudara baru yang begitu antusias mendukung kita. Bahagia itu jadi terasa dekat di hati ini.
Segala permasalahan yang muncul langsung ditanggapi dengan masukan yang jernih. mencerahkan dan tidak ada kesan menghakimi.
Terungkap pula bahwa Social Networking [SN] sangat perlu untuk menunjang bisnis kita.
Seperti "joke" menristek kalau cerita tentang social networking, sesungguhnya SN itu kalau diperas jadinya adalah "GAUL".
Mau makai Multiply, Fisbuk, Friendster, PLURK atau apapun tetap diperlukan "aroma" gaul di dalamnya. Tidak lucu kalau kita buka FB, tetapi kita sama sekali tidak gaul [abiz].
Apa gunanya punya blog kalau tidak pernah kita isi atau kita isi dengan asal-asalan saja?
Semua SN memang memerlukan "aroma" gaul, sehingga bisa bermanfaat bagi dirinya sendiri maupun bagi lingkungan networkingnya.
Saat kita membahas BakMi SeMar [nama ini sangat menjual kayaknya, bisa jadi bakmisemar.com], ide sepedaan minggu lalupun muncul. Begitu juga saat membahas bengkel motor yang ingin meningkatkan pemasarannya.
Berbagai ide memang muncul, salah satunya persis dengan yang diadakan oleh Cimart minggu lalu, bersepedaan dengan start dari rumah salah satu anggota dan finish di bisnis kuliner [atau bengkel] di salah satu anggota.
Bagaimana kalau di lingkungannya belum ada jaringan, siapa yang akan ikut sepedaan itu?
Jelas kita harus punya jaringan di sekitar kita, bisa jaringan RT/RW atau komunitas keluarga kita sendiri yang mungkin ada di sekitar kita.
Kegiatan juga tidak harus bersepeda, jalan kaki juga boleh, bahkan tidak kemana-manapun boleh. Sekedar kumpul-kumpul di lokasi yang akan kita tingkatkan pemasarannya sudah cukup, karena itu sudah memberi efek "ramai" di lokasi bisnis kita.
Ada juga ide "gokil" untuk menjual sabun dengan cara mixing
Semua ide "tumpleg bleg" di komunitas ini. Semua saling menguatkan dan langsung merasuk dalam hati masing-masing penerima ide.
Di sesi terakhir, aku bertugas sebagai presenter dengan topik, bagaimana caraku menulis blog. Ini memang kata lain dari tips ngeblog, karena kalau ambil judul "tips ngeblog", itu sudah bertebaran gak karu-karuan banyaknya di internet, jadi judulnya harus diubah sedikit.
Seperti biasa, aku tidak hanya berbagi ilmu ngeblog tapi berbagi ilmu jadi presenter dan sedikit cerita tentang perlunya memanfaatkan kedua otak kita [kanan dan kiri]. Jangan terlalu memaksa otak kiri saja untuk bekerja tetapi perlu juga otak kanan disuruh bekerja.
Joke yang bertebaran adalah betapa mahalnya harga otak orang Indonesia karena sampai matipun belum pernah digunakan !:-).
Tantangan di akhir presentasi adalah "kewajiban" semua peserta untuk menulis satu tulisan yang diposting di blognya sendiri dan di blog komunitas. Artinya, mereka harus mebuat blog mereka sendiri dan harus ada blog komunitas yang bisa dipakai sebagai tempat mereka untuk mengirim posting.
Salut buat pemrakarsa MMC 1 ini, semoga makin ke depan makin terlihat ujud nyata dari pertemuan MMC 1 ini.
Insya Allah
Amin.
| Langgani Master Mind Cikarang 1 |
| Kunjungi grup ini |