MENULIS & TERUSLAH MENULIS
Permintaan kawan-kawan yang bertubi-tubi padaku membuatku berpikir, apa salahnya aku mengikuti permintaan kawan-kawanku, toh aku bisa melakukan permintaan kawanku dan kawanku -semoga- terpuaskan keinginannya. Bukankah ini salah satu EPOS?
Epos adalah bila kita mau dan mampu memuaskan teman-teman kita, maka insya Allah, kitapun akan dipuaskan oleh Tuhan.
Wouw... enak bener ya dalil Epos itu.
Permintaan teman-teman padaku adalah bagaimana caranya menulis blog dengan cara yang paling mudah dan apa saja kiat-kiatnya agar blog kita jadi blog pilihan.
Pertanyaan yang ringkas dan padat, jawabannya juga sangat ringkas dan padat, yaitu mulailah menulis tentang apa saja yang terlintas di kepala kita dan tulislah sekarang juga !
Menulislah seperti air mengalir. Jangan biarkan ide kita terhenti atau tangan kita terpaku, teruslah mengalirkan ide dan biarkan tangan menuangkannya di atas tuts keyboard.
Jangan pernah memperdulikan kesalahan ketik ataupun hal-hal lain yang dapat mengganggu irama ketikan jari kita.
Menulis dan teruslah menulis, maka akhirnya akan kita jumpai suatu tulisan yang lahir karena ide spontan kita.
Nah, setelah ide kita habis atau kita anggap tulisan kita sudah mampu menerima tuangan ide kita, maka berhentilah dan mulailah membaca tulisan kita dengan perlahan.
Saat periksa ulang ini kadang-kadang muncul ide lain dan itulah saatnya kita mempercantik tulisan kita. Disini bisa terjadi penambahan ataupun pengurangan kalimat, karena setelah kita baca ulang ternyata ada yang lebih indah dari ide awal kita.
Silahkan dirapikan lagi agar lebih enak dibaca dan lebih mencerminkan apa yang ada dalam hati kita.
Begitulah yang harus kita lakukan saat demi saat. Jangan pernah punya pikiran lain selain menulis. Artinya kita tetap boleh mikir AnIs [anak istri] ataupun AnSum [anak dan suami] tetapi kita tidak perlu memikirkan kapan blog kita akan menjadi terkenal.
Banyak penulis pemula yang berpikiran untuk mendapat uang dari blog mereka dan merekapun mendandani blog mereka dengan hal-hal yang mampu mendatangkan uang.
Itu hak mereka dan bukan kesalahan, tetapi kalau ingin menjadi blogger sejati, maka sebaiknya lupakan pikiran untuk mencari uang lewat blog ataupun selalu memikirkan bagaimana caranya blog kita menjadi blog pilihan.
Lupakan semua itu.
Tujuan blogger adalah menulis apa yang ada di hati mereka.
Tujuan blogger adalah melakukan "sharing" terhadap apa yang mereka miliki agar dapat bermanfaat bagi lingkungannya [dan tunggulah berlakunya hukum EPOS]
Akhirnya nanti akan terbukti bahwa semua yang tidak kita pikirkan itu akan datang dengan sendirinya.
Masalahnya adalah bagaimana kalau ternyata kita tidak punya ide atau tulisan kita macet di tengah jalan?
Nah, kalau masalahnya itu, maka judul tulisanpun harus diganti. Kita tunggu tulisan selanjutnya, yaitu Menulis Blog Saat Kehabisan Ide.
'''''
'''
'
Saturday, May 9, 2009
Quality Control di CIMaRt
Perjalanan yang lumayan melelahkan akhirnya selesai juga di hari Sabtu sore ini. Dimulai dari naik angkot mandala ke Pekan Baru Riau pada hari Senin dan diakhiri dengan Angkot Garuda dari Yogya ke Jakarta pada Sabtu sore ini.
Aku langsung meluncur ke Cimart untuk mengecek isue yang beredar bahwa ada kutu di beras yang dijual cimart.
Disana kulihat dua orang pegawai di toko CiMArt sedang melakukan "Quality Control" terhadap beras yang diisukan mengandung kutu. Menurut laporan mereka, tidak ada kutu yang ditemukan, tetapi mereka tetap waspada karena begitu ada kutu beneran, maka pelanggan akan berpikir dua kali sebelum beli beras di Cimart.
Setelah puas bercengkerama sambil beli beberapa kebutuhan rumah, akupun meluncur ke PET CORNER untuk beli makanan kucing persia. Sun Diet !
Andai di CimaRt ada makanan kucing pasti kubeli disana, sayangnya belum ada peminat yang lain, jadi belum menjadi prioritas toko CimArt.
Sampai di rumah, kuajak anak-anakku untuk masak, karena ibunya sedang pergi ke Surabaya untuk melakukan terapi berbagi sehat energi kalung biofir.
Seperti biasa, suasana selalu heboh kalau kami masak bersama. Alhamdulillah, hasilnya cukup memuaskan. Tinggal satu piring yang tersisa di panci. He..he..he.. tadi kebanyakan sih memasukkan material yang dimasak.
Inilah masak makan malam yang murah meriah.
Uang memang bisa berbuat banyak tetapi kebahagiaan tetap tidak dapat dibeli dengan uang, kebahagiaan hanya dapat kita cari di diri kita sendiri. Jadi lebih mudah mencari kebahagiaan dibanding mencari uang.
Benarkah itu?
Hanya hati anda yang bisa menjawabnya.
Aku langsung meluncur ke Cimart untuk mengecek isue yang beredar bahwa ada kutu di beras yang dijual cimart.
Disana kulihat dua orang pegawai di toko CiMArt sedang melakukan "Quality Control" terhadap beras yang diisukan mengandung kutu. Menurut laporan mereka, tidak ada kutu yang ditemukan, tetapi mereka tetap waspada karena begitu ada kutu beneran, maka pelanggan akan berpikir dua kali sebelum beli beras di Cimart.
Setelah puas bercengkerama sambil beli beberapa kebutuhan rumah, akupun meluncur ke PET CORNER untuk beli makanan kucing persia. Sun Diet !
Andai di CimaRt ada makanan kucing pasti kubeli disana, sayangnya belum ada peminat yang lain, jadi belum menjadi prioritas toko CimArt.
Sampai di rumah, kuajak anak-anakku untuk masak, karena ibunya sedang pergi ke Surabaya untuk melakukan terapi berbagi sehat energi kalung biofir.
Seperti biasa, suasana selalu heboh kalau kami masak bersama. Alhamdulillah, hasilnya cukup memuaskan. Tinggal satu piring yang tersisa di panci. He..he..he.. tadi kebanyakan sih memasukkan material yang dimasak.
Inilah masak makan malam yang murah meriah.
Uang memang bisa berbuat banyak tetapi kebahagiaan tetap tidak dapat dibeli dengan uang, kebahagiaan hanya dapat kita cari di diri kita sendiri. Jadi lebih mudah mencari kebahagiaan dibanding mencari uang.
Benarkah itu?
Hanya hati anda yang bisa menjawabnya.
Thursday, May 7, 2009
Ada Yang Beda di Cimart! .....RAK!
Hari ini tgl 7 Mei 2009, ada sesuatu yang berbeda di toko Cimart kebanggaan kita.
Adanya Rak di Cimart! Rak untuk menaruh barang-barang jualan kita.
Berawal dari kedatangan barang-barang produk Wings di hari Minggu, kebutuhan akan rak ini sudah sangat mendesak. Bayangkan, produk-produk Wings itu beberapa waktu dibiarkan di dalam kardus-kardus di lantai, dan kardus-kardusnya pun tidak tersusun rapi. Sungguh, suatu pemandangan yang sangat amat mengesankan bahwa Cimart ini bukanlah sebuah toko, yang berjualan sembako dan barang-barang kebutuhan kita sehari-hari. Lebih berkesan tempat penimbunan kardus!
Namun, berkat kerja keras para anggota dan pengurus Cimart yang punya dedikasi tinggi terhadap usaha yang telah dibangun ini, ditambah lagi dukungan dari Pak Dirut-nya, akhirnya siang tadi rak-rak untuk barang yang dinanti-nanti itu pun tiba. Tidak perlu menunggu lama, langsung kedua pegawai kita, Yudi dan Hendra, dengan dibantu ....(ada member Cimart yang membantu nggak ya? Hayo, yang tadi membantu harap ngaku!) mengeluarkan barang-barang produk Wings dari kardus tempat mereka bercokol selama beberapa hari dan menyusunnya di rak-rak yang baru menghuni toko kita.
Penasaran ingin melihat menjadi seperti apa toko Cimart kita? Mari kita lihat bersama-sama suasana toko kita di malam hari ini. Rupanya, memang berubah!

Toko tampak dari luar

Anda penggemar mie instan? Baik Indomie maupun Mie Sedaap? Silakan ambil di sini!

Urusan cuci-mencuci pakaian? Ada di sebelah sini!

Badan anda gatal-gatal karena sudah lama nggak mandi? Kulit kepala juga gatal-gatal karena sudah lama tidak keramas? Di sini ada produk Wings yang siap menghilangkan kegatalan itu!

Ingin kulit tampak lebih putih? (Eh, maaf. Ini pemutih hanya untuk pakaian!). Cuci piring ingin lebih bersih dan lebih hemat? Pakailah produk Wings di sini!
Pembunuh kuman? Pembersih kamar mandi anda? Tidak usah khawatir, itu juga ada di sini!

Inilah barang-barang jualan kita yang sudah dipajang di rak!
Kami hadirkan produk produk ini di Cimart untuk memenuhi kebutuhan anda semua. Silakan belanja Bapak-bapak Ibu-ibu!
Benar-benar suasana baru! Hendra dan Yudi telah bekerja keras menata ulang dan merapikan barang-barang jualan kita di rak-rak besi yang sebenarnya sampai tadi catnya masih basah, juga mereka telah menggeser palet beras ke bagian dalam ruangan yang berada di bawah atap transparan, sehingga layout toko Cimart kelihatan lebih menarik dan kita yang berkunjung ke dalamnya lebih merasakan atmosfir sebuah toko sungguhan!
Bagaimana dengan kabar beras, komoditas kita yang pertama kita jual?
Beras kita yang harga jualnya Rp 5700 telah habis bis tiada sisa sedikit pun. Dan ternyata, orang yang terakhir menghabiskan beras itu adalah istri Pak Ceppi, yang katanya sebenarnya sedang membutuhkan beras untuk temannya sebanyak 15 kg, tapi karena hanya ada 5 kg yang tersedia, akhirnya diambillah yang 5 kg terakhir itu!
Bagaimana dengan beras yang harga jualnya Rp 5500?
Masih ada cukup banyak. Kata Direktur Marketing kita, anggota yang ambil beras ini 5 kg ke atas dapat potongan harga. Apa nggak enak tuh!
Benar kan? Masih cukup banyak! ...Ayo, siapa yang mau menghabiskan? Ada potongan harga lho buat anggota!
Kedatangan beras baru menjadi Top Urgent! Jadi tugas kita semua sekarang ...mendatangkan lagi beras yang sejenis dengan beras batch pertama yang harga jualnya Rp 5700 secepatnya. Kalau kurang cepat, bisa-bisa calon pembeli beralih ke tempat lain!
Syukur-syukur kita juga bisa mendapatkan jenis beras yang diminta oleh para calon konsumen besar kita, yang katanya berbeda dengan jenis beras yang kita miliki sekarang.
Bagaimana? Apakah kita sanggup?
Pasti Bisa! Karena Cimart adalah Kita Bisa.
Adanya Rak di Cimart! Rak untuk menaruh barang-barang jualan kita.
Berawal dari kedatangan barang-barang produk Wings di hari Minggu, kebutuhan akan rak ini sudah sangat mendesak. Bayangkan, produk-produk Wings itu beberapa waktu dibiarkan di dalam kardus-kardus di lantai, dan kardus-kardusnya pun tidak tersusun rapi. Sungguh, suatu pemandangan yang sangat amat mengesankan bahwa Cimart ini bukanlah sebuah toko, yang berjualan sembako dan barang-barang kebutuhan kita sehari-hari. Lebih berkesan tempat penimbunan kardus!
Namun, berkat kerja keras para anggota dan pengurus Cimart yang punya dedikasi tinggi terhadap usaha yang telah dibangun ini, ditambah lagi dukungan dari Pak Dirut-nya, akhirnya siang tadi rak-rak untuk barang yang dinanti-nanti itu pun tiba. Tidak perlu menunggu lama, langsung kedua pegawai kita, Yudi dan Hendra, dengan dibantu ....(ada member Cimart yang membantu nggak ya? Hayo, yang tadi membantu harap ngaku!) mengeluarkan barang-barang produk Wings dari kardus tempat mereka bercokol selama beberapa hari dan menyusunnya di rak-rak yang baru menghuni toko kita.
Penasaran ingin melihat menjadi seperti apa toko Cimart kita? Mari kita lihat bersama-sama suasana toko kita di malam hari ini. Rupanya, memang berubah!
Toko tampak dari luar
Anda penggemar mie instan? Baik Indomie maupun Mie Sedaap? Silakan ambil di sini!
Urusan cuci-mencuci pakaian? Ada di sebelah sini!
Badan anda gatal-gatal karena sudah lama nggak mandi? Kulit kepala juga gatal-gatal karena sudah lama tidak keramas? Di sini ada produk Wings yang siap menghilangkan kegatalan itu!
Ingin kulit tampak lebih putih? (Eh, maaf. Ini pemutih hanya untuk pakaian!). Cuci piring ingin lebih bersih dan lebih hemat? Pakailah produk Wings di sini!
Pembunuh kuman? Pembersih kamar mandi anda? Tidak usah khawatir, itu juga ada di sini!
Inilah barang-barang jualan kita yang sudah dipajang di rak!
Kami hadirkan produk produk ini di Cimart untuk memenuhi kebutuhan anda semua. Silakan belanja Bapak-bapak Ibu-ibu!
Benar-benar suasana baru! Hendra dan Yudi telah bekerja keras menata ulang dan merapikan barang-barang jualan kita di rak-rak besi yang sebenarnya sampai tadi catnya masih basah, juga mereka telah menggeser palet beras ke bagian dalam ruangan yang berada di bawah atap transparan, sehingga layout toko Cimart kelihatan lebih menarik dan kita yang berkunjung ke dalamnya lebih merasakan atmosfir sebuah toko sungguhan!
Bagaimana dengan kabar beras, komoditas kita yang pertama kita jual?
Beras kita yang harga jualnya Rp 5700 telah habis bis tiada sisa sedikit pun. Dan ternyata, orang yang terakhir menghabiskan beras itu adalah istri Pak Ceppi, yang katanya sebenarnya sedang membutuhkan beras untuk temannya sebanyak 15 kg, tapi karena hanya ada 5 kg yang tersedia, akhirnya diambillah yang 5 kg terakhir itu!
Bagaimana dengan beras yang harga jualnya Rp 5500?
Masih ada cukup banyak. Kata Direktur Marketing kita, anggota yang ambil beras ini 5 kg ke atas dapat potongan harga. Apa nggak enak tuh!
Benar kan? Masih cukup banyak! ...Ayo, siapa yang mau menghabiskan? Ada potongan harga lho buat anggota!
Kedatangan beras baru menjadi Top Urgent! Jadi tugas kita semua sekarang ...mendatangkan lagi beras yang sejenis dengan beras batch pertama yang harga jualnya Rp 5700 secepatnya. Kalau kurang cepat, bisa-bisa calon pembeli beralih ke tempat lain!
Syukur-syukur kita juga bisa mendapatkan jenis beras yang diminta oleh para calon konsumen besar kita, yang katanya berbeda dengan jenis beras yang kita miliki sekarang.
Bagaimana? Apakah kita sanggup?
Pasti Bisa! Karena Cimart adalah Kita Bisa.
Monday, May 4, 2009
Marketing vs Produksi
Beberapa tahun lalu, Indosat memasarkan jaringan CDMA di Surabaya.
Sang Jagoanpun akhirnya menarik banyak peminat dan bagian pemasaran mendapat berkah karena targetnya terlampaui.
Yang terjadi di lapangan rupanya tidak seperti yang diharapkan. Para pelanggan yang tadinyha sangat puas dengan kualitas layanan CDMA Indosat, lama-lama mulai mengeluh.
Kualitas jaringan terus menurun dan kadang bahkan tiba-tiba putus tanpa sebab.
Dari berbagai isue yang beredar, penyebab turunnya kualitas layanan adalah terlalu banyaknya pengguna jaringan pada saat yang bersamaan.
Hal ini terjadi karena bagian pelayanan jaringan belum siap menambah jaringan baru, sementara pelanggan terus bertambah dengan pertumbuhan yang sangat signifikan.
Inilah pencerminan dari kurang "link"-nya bagian pemasaran dengan bagian produksi.
Belajar dari pengalaman ini, maka Indosat Broom sudah mulai langka dicari. Penyebabnya jelas, jaringan brrom sudah penuh dengan pelanggan, seperti juga jaringan unlimited telkomsel yang 100 ribuan per bulan.
Pelanggan Indonesia memang masih cari yang termurah dari yang murah dan bagian pemasaran harus pandai mengatur iramanya agar bagian produksi bisa mengikuti pertumbuhan jaringan yang diinginkan.
Kuncinya adalah adanya "link" yang selalu terpelihara antara bagian pemasaran dan bagian produksi. Tidak ada yang perlu dijagokan, keduanya punya nadil yang sama besar untuk memberi kontribusi laba.
Bagian Pemasaran yang berlari terlalu kencang tentu akan membuat bagian produksi kelabakan dan ujung-unjungnya pelanggan akan kecewa dengan kualitas jaringan, sebaliknya juga kalau bagian pemasaran tertinggal jauh akan sia-sialah jaringan yang sudah dibuat oleh bagian produksi.
So.....?
Selama bersinergi !
Sang Jagoanpun akhirnya menarik banyak peminat dan bagian pemasaran mendapat berkah karena targetnya terlampaui.
Yang terjadi di lapangan rupanya tidak seperti yang diharapkan. Para pelanggan yang tadinyha sangat puas dengan kualitas layanan CDMA Indosat, lama-lama mulai mengeluh.
Kualitas jaringan terus menurun dan kadang bahkan tiba-tiba putus tanpa sebab.
Dari berbagai isue yang beredar, penyebab turunnya kualitas layanan adalah terlalu banyaknya pengguna jaringan pada saat yang bersamaan.
Hal ini terjadi karena bagian pelayanan jaringan belum siap menambah jaringan baru, sementara pelanggan terus bertambah dengan pertumbuhan yang sangat signifikan.
Inilah pencerminan dari kurang "link"-nya bagian pemasaran dengan bagian produksi.
Belajar dari pengalaman ini, maka Indosat Broom sudah mulai langka dicari. Penyebabnya jelas, jaringan brrom sudah penuh dengan pelanggan, seperti juga jaringan unlimited telkomsel yang 100 ribuan per bulan.
Pelanggan Indonesia memang masih cari yang termurah dari yang murah dan bagian pemasaran harus pandai mengatur iramanya agar bagian produksi bisa mengikuti pertumbuhan jaringan yang diinginkan.
Kuncinya adalah adanya "link" yang selalu terpelihara antara bagian pemasaran dan bagian produksi. Tidak ada yang perlu dijagokan, keduanya punya nadil yang sama besar untuk memberi kontribusi laba.
Bagian Pemasaran yang berlari terlalu kencang tentu akan membuat bagian produksi kelabakan dan ujung-unjungnya pelanggan akan kecewa dengan kualitas jaringan, sebaliknya juga kalau bagian pemasaran tertinggal jauh akan sia-sialah jaringan yang sudah dibuat oleh bagian produksi.
So.....?
Selama bersinergi !
Sunday, April 26, 2009
Download Brosur
Bagi mereka yang ingin download brosur CiMart edisi perdana, silahkan klik link dibawah ini.
Yang masih kesulitan download bisa kirim imil ke ub.cimart@gmail.com
Link 1 :

Link 2 :

Salam
Yang masih kesulitan download bisa kirim imil ke ub.cimart@gmail.com
Link 1 :

Link 2 :

Salam
Thursday, April 23, 2009
BAND CiMarT
Tanpa dinyana dan tanpa diduga, tahu-tahu band Cimart terbentuk di malam Jumat ini. Malam yang tidak lazim untuk latihan band, tapi begitulah Tuhan mengatur pertemuan ini. Malam itu di JM, tempat Pak Ruwi [Deputy Director Cimart] membuka bisnis kursus musik, acara latihan perdana Band Cimart resmi disaksikan oleh beberapa fans "dadakan".
Berawal dari celetukan tentang musik di milis Cikarang Baru, tahu-tahu Sang Gitaris muncul dan langsung angkat bicara dengan penuh antusias.
Gitaris lainnyapun muncul dan akupun jadi merasa ada aroma semangat yang meledak-ledak dari para penulis posting di milis Cikarang Baru ini.
Biar bisa ngikuti via BB, maka kuundang sang Gitaris masuk grup Cimart di google dan topik tentang band kulempar di milis CiMarT.
Bak gayung bersambut, tahu-tahu para anggota milis sudah ngisi formulir yang kukirim ke milis CiMart.
Begitulah cerita tentang band tanpa nama dan tanpa warna aliran musik ini. He..he..he.. pak Akur sih menamain band ini dengan sebutan Band De'kil, karena mungkin melihat penampilanku yang dekil, maklum dari pagi belum mandi.
Sang Vocalis Ahmad Akur Albar dan Gitaris Mahawisnu
Menurut pak Arry, nama itu terinspirasi oleh band The Kill yang dimainkan di film anak-anak tahun 80an dulu.
Yang bikin makin seru, habis latihan malah sudah disuruh manggung di Carefour Bekasi. Wah... semuanya tergantung pak Arry deh, karena pemusiknya sudah oke semua.
Kita lihat saja perkembangan band ini. Pak Amril TG kalau masih tertarik sebagai penari latar bersama saya, masih kita tunggu lho. Jangan alasan baru nyampai rumah dan capek ya pak Amril.
Ha..ha..ha.. becanda ya pak.
Salam
Basist "Pa' Nas" dari Graha Asri
Dewa Gebuk MahaRawi
Di akhir latihan, pak Ruwi ditanya tentang biaya sewa tempat Band di Jimi Manopo Course ini. Jawabnya mudah ditebak tapi sangat mengharukan,"Untuk CiMart... gratis pak..!"
Alhamdulillah, pahala pak Ruwi akan terus mengalir dan membuat rejeki pak Ruwi barokah.
Semoga kursusnya laris pak.
Amin.
Ini kiriman foto dari pak Ruwi ke "FANS" Band CiMarT

dari kanan ke kiri, Mahawisnu, Yeni EsHaPE, eshape, pa'Nas, Arry Mercury, Maharawi, Dewa Gitar Super Listio, Panggung dan Heri [Malaikat Keyboard ngrokok di luar]
.....
Berawal dari celetukan tentang musik di milis Cikarang Baru, tahu-tahu Sang Gitaris muncul dan langsung angkat bicara dengan penuh antusias.
Gitaris lainnyapun muncul dan akupun jadi merasa ada aroma semangat yang meledak-ledak dari para penulis posting di milis Cikarang Baru ini.
Biar bisa ngikuti via BB, maka kuundang sang Gitaris masuk grup Cimart di google dan topik tentang band kulempar di milis CiMarT.
Bak gayung bersambut, tahu-tahu para anggota milis sudah ngisi formulir yang kukirim ke milis CiMart.
Begitulah cerita tentang band tanpa nama dan tanpa warna aliran musik ini. He..he..he.. pak Akur sih menamain band ini dengan sebutan Band De'kil, karena mungkin melihat penampilanku yang dekil, maklum dari pagi belum mandi.
Sang Vocalis Ahmad Akur Albar dan Gitaris Mahawisnu
Menurut pak Arry, nama itu terinspirasi oleh band The Kill yang dimainkan di film anak-anak tahun 80an dulu.
Yang bikin makin seru, habis latihan malah sudah disuruh manggung di Carefour Bekasi. Wah... semuanya tergantung pak Arry deh, karena pemusiknya sudah oke semua.
Kita lihat saja perkembangan band ini. Pak Amril TG kalau masih tertarik sebagai penari latar bersama saya, masih kita tunggu lho. Jangan alasan baru nyampai rumah dan capek ya pak Amril.
Ha..ha..ha.. becanda ya pak.
Salam
Dewa Gitar Super Listio dan Malaikat Keyboard Sang Faizal
Basist "Pa' Nas" dari Graha Asri
Dewa Gebuk MahaRawi
Di akhir latihan, pak Ruwi ditanya tentang biaya sewa tempat Band di Jimi Manopo Course ini. Jawabnya mudah ditebak tapi sangat mengharukan,"Untuk CiMart... gratis pak..!"
Alhamdulillah, pahala pak Ruwi akan terus mengalir dan membuat rejeki pak Ruwi barokah.
Semoga kursusnya laris pak.
Amin.
Ini kiriman foto dari pak Ruwi ke "FANS" Band CiMarT

dari kanan ke kiri, Mahawisnu, Yeni EsHaPE, eshape, pa'Nas, Arry Mercury, Maharawi, Dewa Gitar Super Listio, Panggung dan Heri [Malaikat Keyboard ngrokok di luar]
.....
Sunday, April 19, 2009
Selalu Bersyukur
Bersyukur adalah salah satu tindakan yang sangat dianjurkan untuk meningkatkan tingkat pemahaman kita tentang betapa besarnya pengaruh Allah swt terhadap langkah kehidupan kita.
Sangat dianjurkan untuk melakukan sujud syukur ketika menerima nikmat Allah swt. Bahkan beberapa pesepak bola internasional tidak canggung untuk melakukan sujud syukur di lapangan hijau, ketika mereka berhasil menjebol gawang lawan.
Meski demikian, yang paling dianjurkan adalah selalu bersyukur sejak bangun tidur sampai menjelang mata tertutup karena tidur. Menjelang dini hari, selewat tengah malam, maka bersujudlah pada TuhanMu dan itulah salah satu bentuk mencuci hati yang paling dianjurkan Allah swt.
Dengan hati yang selalu tercuci bersih, maka mata hati menjadi makin jernih dan ucapan syukur seperti mengalir begitu deras dari mulut dan tindakan kita.
Saat syukur terus memenuhi hati kita, maka saat itulah nikmat Tuhan terus berdatangan dari arah yang tidak pernah kita duga-duga.
Semoga kita selalu mampu bersyukur dalam kondisi apapun dan menjadi hambaNya yang pandai bersyuklur.
Insya Allah.
Amin
Minggu malam, 19 April 2009, para pengurus CiMarT ikut berbahagia dengan terselenggaranya acara Syukuran di rumah Bapak Dirut CiMart.
Semoga kalau Dirutnya ahli bersyukur, maka koleganya juga ikut-ikutan menjadi ahli bersyukur.
Semoga
Amin.
Sangat dianjurkan untuk melakukan sujud syukur ketika menerima nikmat Allah swt. Bahkan beberapa pesepak bola internasional tidak canggung untuk melakukan sujud syukur di lapangan hijau, ketika mereka berhasil menjebol gawang lawan.
Meski demikian, yang paling dianjurkan adalah selalu bersyukur sejak bangun tidur sampai menjelang mata tertutup karena tidur. Menjelang dini hari, selewat tengah malam, maka bersujudlah pada TuhanMu dan itulah salah satu bentuk mencuci hati yang paling dianjurkan Allah swt.
Dengan hati yang selalu tercuci bersih, maka mata hati menjadi makin jernih dan ucapan syukur seperti mengalir begitu deras dari mulut dan tindakan kita.
Saat syukur terus memenuhi hati kita, maka saat itulah nikmat Tuhan terus berdatangan dari arah yang tidak pernah kita duga-duga.
Semoga kita selalu mampu bersyukur dalam kondisi apapun dan menjadi hambaNya yang pandai bersyuklur.
Insya Allah.
Amin
Minggu malam, 19 April 2009, para pengurus CiMarT ikut berbahagia dengan terselenggaranya acara Syukuran di rumah Bapak Dirut CiMart.
Semoga kalau Dirutnya ahli bersyukur, maka koleganya juga ikut-ikutan menjadi ahli bersyukur.
Semoga
Amin.
Subscribe to:
Posts (Atom)